Berita Saham Hari Ini 6 Oktober 2026: IHSG Rebound, Ini 10 Saham Terbaik yang Masuk Radar
Anang Media – Bursa Saham Hari Ini, Selasa 6 Oktober 2026
Pergerakan bursa saham Indonesia hari ini, Selasa 6 Oktober 2026, menjadi perhatian investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengalami rebound cukup kuat pada perdagangan Senin (5/10/2026).
IHSG ditutup di level 6.118,86, naik 1,36% atau sekitar 81,97 poin. Penguatan tersebut menunjukkan adanya tekanan beli yang cukup luas di pasar saham Indonesia.
Namun, investor tetap perlu berhati-hati karena kondisi pasar masih volatil dan arus dana asing belum sepenuhnya stabil.
IHSG Hari Ini Berpotensi Melanjutkan Rebound
Sejumlah analis melihat peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa.
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguji area 6.150–6.200 apabila momentum rebound berlanjut. Secara teknikal, terdapat indikasi pemulihan setelah IHSG berada di area oversold.
Di sisi lain, MNC Sekuritas memberikan peringatan bahwa IHSG masih memiliki risiko koreksi. Area koreksi yang perlu diperhatikan berada sekitar 5.850–5.911, dengan support di 5.949 dan 5.872 serta resistance 6.187 dan 6.297.
Artinya, kondisi pasar hari ini masih berada dalam fase rebound tetapi belum sepenuhnya bebas dari risiko koreksi.
Perdagangan Senin: Mayoritas Saham Menguat
Pada perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, sebanyak ratusan saham mengalami kenaikan.
Data perdagangan menunjukkan IHSG bergerak pada kisaran 6.019–6.119, dengan nilai transaksi sekitar Rp9,94 triliun dan volume perdagangan sekitar 40,97 miliar saham.
Beberapa saham yang mencatat kenaikan besar antara lain:
BRPT naik 4,58% menjadi Rp1.485
SCMA naik 4,07% menjadi Rp179
PGEO naik 3,72% menjadi Rp975
EMTK naik 3,66% menjadi Rp396
ADRO naik 3,60% menjadi Rp2.590
AADI naik 3,46% menjadi Rp11.950
Sebaliknya, GOTO menjadi salah satu saham yang mengalami tekanan paling besar dengan penurunan 3,33% ke Rp29.
Investor Asing Masih Menjadi Perhatian
Meskipun IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan net sell di pasar saham Indonesia.
Pada perdagangan 5 Oktober, data IPOT menunjukkan foreign net sell sekitar Rp115,72 miliar.
Saham yang mendapatkan akumulasi bersih terbesar antara lain:
BBRI
GOTO
TLKM
PTBA
BUVA
Sementara saham dengan distribusi terbesar antara lain BMRI, DSSA, ENRG, AMMN dan ULTJ.
Kondisi ini penting diperhatikan karena kenaikan IHSG belum sepenuhnya didukung oleh aliran dana asing.
10 Saham Terbaik yang Masuk Radar Hari Ini
Berikut 10 saham yang menarik untuk dipantau pada perdagangan 6 Oktober 2026 berdasarkan kombinasi rekomendasi analis, momentum teknikal, likuiditas, dan perhatian pasar.
1. ADRO – Alamtri Resources Indonesia
ADRO menjadi salah satu saham yang paling menarik untuk diperhatikan hari ini.
Phintraco/Kontan mencatat area perhatian ADRO sekitar Rp2.610–Rp2.650. MNC Sekuritas juga memasukkan ADRO sebagai salah satu saham yang direkomendasikan untuk strategi trading buy.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐⭐
Strategi: Trading / buy on weakness
Risiko: Harga komoditas dan volatilitas pasar
2. PTBA – Bukit Asam
PTBA termasuk saham yang mendapat rekomendasi cukup jelas dari BRI Danareksa Sekuritas.
Area buy yang diberikan sekitar Rp3.200–Rp3.250, dengan support Rp3.180. Target teknikal berikutnya disebut berada di sekitar Rp3.360 dan Rp3.460 apabila momentum breakout berlanjut.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐⭐
Strategi: Buy on weakness
Risiko: Fluktuasi harga batu bara
3. INCO – Vale Indonesia
INCO juga masuk radar sejumlah analis.
Kontan mencatat area perhatian sekitar Rp4.420–Rp4.660, sedangkan MNC Sekuritas memasukkan INCO dalam daftar trading buy.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐⭐
Strategi: Trading buy
Risiko: Harga nikel dan sentimen komoditas
4. MEDC – Medco Energi
MEDC menjadi salah satu saham pilihan untuk strategi buy on weakness.
Area yang diperhatikan berada sekitar Rp1.450–Rp1.485. Saham ini menarik bagi trader yang ingin mengikuti momentum sektor energi.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐☆
Strategi: Buy on weakness
Risiko: Harga minyak dan volatilitas energi
5. DSSA – Dian Swastatika Sentosa
DSSA merupakan salah satu saham yang memperoleh rekomendasi buy dari BRI Danareksa Sekuritas.
Area beli sekitar Rp1.100–Rp1.140, dengan support Rp1.095. Jika mampu menembus area target awal Rp1.180, peluang menuju level berikutnya dapat terbuka.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐☆
Strategi: Trading
Risiko: Volatilitas tinggi
6. RATU – Raharja Energi Cepu
RATU juga menjadi salah satu saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas.
Area buy berada sekitar Rp4.140–Rp4.240, dengan support Rp4.130. Target rebound berikutnya berada sekitar Rp4.350 dan Rp4.620 apabila breakout berhasil.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐☆
Strategi: Trading buy
Risiko: Volatilitas tinggi
7. BBCA – Bank Central Asia
Untuk investor yang lebih menyukai saham perbankan besar, BBCA tetap menarik untuk dimasukkan dalam watchlist.
Pada 5 Oktober BBCA ditutup di sekitar Rp6.175, naik 1,23%. Fundamental perusahaan masih dinilai solid meskipun sahamnya menghadapi tekanan dari arus dana asing sepanjang tahun.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐☆
Strategi: Watchlist / buy on weakness
Risiko: Foreign flow dan kondisi pasar global
8. BBRI – Bank Rakyat Indonesia
BBRI menjadi salah satu saham dengan net accumulation terbesar pada perdagangan 5 Oktober.
Harga BBRI ditutup sekitar Rp3.120, naik 1,30%. Data IPOT menunjukkan BBRI mencatat net accumulation sekitar Rp57,25 miliar pada perdagangan tersebut.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐☆
Strategi: Watchlist / buy on weakness
Risiko: Tekanan investor asing
9. TLKM – Telkom Indonesia
TLKM juga layak masuk radar karena tercatat memperoleh net accumulation sekitar Rp27,43 miliar pada perdagangan 5 Oktober.
Saham ini lebih cocok untuk investor yang ingin memantau perusahaan berkapitalisasi besar dibanding mengejar saham yang bergerak sangat cepat.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐⭐☆
Strategi: Buy on weakness / investasi
Risiko: Sentimen sektor telekomunikasi dan pasar
10. GOTO – GoTo Gojek Tokopedia
GOTO menjadi saham yang paling menarik untuk dipantau dari sisi volume dan volatilitas, tetapi bukan berarti menjadi saham paling aman.
Pada 5 Oktober, GOTO turun 3,33% menjadi Rp29. Data IPOT menunjukkan GOTO juga menjadi salah satu saham dengan foreign outflow terbesar, sekitar Rp115,7 miliar.
Karena itu, GOTO lebih cocok dimasukkan ke dalam watchlist trader agresif, bukan dianggap sebagai rekomendasi beli tanpa analisis tambahan.
Status Anang Media: ⭐⭐⭐☆☆
Strategi: Trading spekulatif
Risiko: Sangat tinggi
Ranking 10 Saham Pilihan Anang Media
| Peringkat | Kode | Perusahaan | Fokus |
|---|
| 1 | ADRO | Alamtri Resources | Trading |
| 2 | PTBA | Bukit Asam | Buy on weakness |
| 3 | INCO | Vale Indonesia | Trading |
| 4 | MEDC | Medco Energi | Trading |
| 5 | DSSA | Dian Swastatika | Momentum |
| 6 | RATU | Raharja Energi Cepu | Trading |
| 7 | BBCA | Bank Central Asia | Big bank |
| 8 | BBRI | Bank Rakyat Indonesia | Big bank |
| 9 | TLKM | Telkom Indonesia | Big cap |
| 10 | GOTO | GoTo Gojek Tokopedia | Spekulatif |
Mana yang Paling Menarik Hari Ini?
Jika harus memilih 3 saham utama untuk dipantau, Anang Media menempatkan:
🥇 ADRO
Menarik karena mendapat perhatian dari beberapa analis dan berada dalam momentum sektor energi.
🥈 PTBA
Menarik karena memiliki level teknikal yang cukup jelas, termasuk area support dan target yang diberikan BRI Danareksa.
🥉 INCO
Menarik untuk investor yang ingin mengikuti momentum sektor nikel dan mendapat rekomendasi dari beberapa analis.
Namun, “terbaik” tidak berarti pasti naik. Ketiganya tetap memiliki risiko koreksi.
Strategi Investor Pemula Hari Ini
Untuk investor dengan modal terbatas, jangan langsung membeli saham hanya karena masuk daftar rekomendasi.
Perhatikan tiga hal:
1. Jangan mengejar harga ketika naik terlalu cepat.
Tunggu koreksi atau area entry yang lebih rasional.
2. Tentukan cut loss sebelum membeli.
Misalnya memiliki modal Rp1 juta, jangan membiarkan satu transaksi mengalami kerugian besar hanya karena berharap harga akan kembali naik.
3. Jangan menggunakan seluruh modal dalam satu saham.
Investor dapat membagi modal ke beberapa posisi atau menyimpan sebagian dana sebagai cash untuk menghadapi koreksi.
Kesimpulan Berita Saham Hari Ini
IHSG hari ini, Selasa 6 Oktober 2026, memiliki peluang melanjutkan rebound setelah menguat 1,36% pada perdagangan sebelumnya.
Namun, investor tetap harus memperhatikan risiko koreksi karena sejumlah analis melihat IHSG masih berada dalam kondisi volatil.
Dari 10 saham yang masuk radar Anang Media, ADRO, PTBA, dan INCO menjadi tiga saham yang paling menarik untuk dipantau dari sisi momentum dan rekomendasi analis.
Sementara BBCA, BBRI, dan TLKM lebih cocok dimasukkan dalam radar saham berkapitalisasi besar.
Adapun GOTO menarik dari sisi volatilitas dan aktivitas perdagangan, tetapi risikonya jauh lebih tinggi.
Ingat: daftar ini adalah watchlist dan bahan edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Selalu lakukan analisis sendiri dan sesuaikan dengan profil risiko serta modal masing-masing.
Komentar
Posting Komentar